Buku ini sengaja dibuat untu menggambarkan pondok pesantren sebagai lembaga pembelajaran pengenealan sarana hidup dari kehidupan. para santri khususnya diharapkan dapat memahami secara menyeluruh ajaran islam sehingga dapat mengikuti sunah Allah dalam pengembangan diri untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi alam kehidupannya.
Alina Suhita, perempuan dari trah darah biru pesantren dengan moyang pelestari ajaran Jawa, sejak remaja terikat perjodohan. Ketika hari pernikahan tiba, Gus Birru suaminya, menumpahkan kekesalah dengan tidak mau menggauli Suhita. Tinggal dalam satu kamar tapi tempat tidur terpisah sejak malam pertama pernikahan. Tanpa perbincangan apalagi kehangatan, namun bisa bersandiwara sebagai pasangan pe…